tips merawat bayi

20 Tips Merawat Bayi dengan Mudah Bagi Ibu Baru

Pada saat Anda sudah melewati masa kehamilan serta bersalin dengan sukses, Anda bisa mengucapkan “selamat datang ke dunia orang tua” pada diri Anda Sendiri. Seiring dengan kebahagiaan yang datang bersama dengan kelahiran bayi, kebingungan juga akan menyerang para ibu baru. Kenapa bayi Anda menangis tanpa henti? Mengapa ia tidak ingin menyusui? Apakah ia sudah cukup kenyang? Dan masih banyak sederet pertanyaan lain yang tampak di benak Anda.

Tidak terdapat sekolah untuk menjadi ayah bunda. Banyak hal harus Anda pelajari sendiri, mulai dari pengalaman teman, orang tua Anda, atau nasihat dokter. Artikel ini dibuat dari beraneka macam referensi terpercaya, semoga dapat membantu Anda dalam menjadi seorang ibu.

Berikut ini beberapa tips bagi calon ibu dalam membesarkan anaknya.

Aspek Menyusui

1. Setelah diberi ASI tidak jarang bayi gumoh atau mengeluarkan kembali yang terdapat dalam perutnya walaupun hanya sedikit. Tolak gumoh dengan menggendong buah hati dalam posisi tegap menghadap ke bahu Anda sembari ditepuk-tepuk pelan punggungnya agar bersendawa.

2. Sesudah bayi baru selesai diberi ASI, letakkan bayi tidur miring ke arah kanan. Hal ini agar lambung lebih mudah untuk dibuat kosong. Pintu lambung terdapat di sebelah kanan, sehingga kalau bayi dimiringkan ke arah kanan, isi perutnya yang penuh akan dengan cepat masuk ke dalam lambung serta susu. Hal tersebut menghasilkan pengosongannya terjadi tambah cepat dan bayi terhindar dari gumoh. Posisikan juga posisi kepala agak lebih tinggi dari badannya.

3. Semampu mungkin, beri ASI eksklusif. Alam sudah mengkreasikan makanan yang begitu sempurna bagi bayi. Selain itu, ASI tidak memakai biaya.

4. Sesi menyusui harus berlangsung kurang lebih 20 hingga 30 menit. Menyusui kurang dari 10 menit ataupun lebih dari 40 menit menunjukkan ada persoalan pada si kecil, cek tanda-tanda bahwasanya bayi benar-benar mendapatkan susu yang cukup.

5. Jangan melupakan waktu makan untuk mendapat asupan vitamin yang baik, yang juga diperlukan untuk mendukung produksi ASI. Jika bayi Anda tak dapat tidur sesudah menyusui, Anda diharuskan untuk membuatnya bersendawa. Tapi jika bayi tertidur nyenyak berarti perutnya tak dipenuhi dengan gas.

Aspek Gaya Pengasuhan

cara merawat bayi
pixabay.com

6. Pada saat Anda menjadi menjadi ibu, gaya pengasuhan Anda akan memiliki perbedaan dengan ibu yang lain. Pilihlah teman berdasarkan kualitas mereka yang unik, bukan karena seberap mirip dengan Anda. Jangan membandingkan diri Anda dengan orang lain. Ingat, setiap ibu pasti memiliki perbedaan. Apa yang barangkali berhasil di teman Anda tidak tentu akan berhasil untuk Anda. Hanya karena Anda mengasuh bayi Anda dengan gaya yang berbeda dari ibu lain bukan artinya Anda lebih baik. Hal yang paling utama menjadi seorang ibu yaitu menemukan yang terbaik untuk Anda berdua supaya hidup bahagia.

7. Perempuan disempurnakan dengan naluri keibuan serta ialah suatu tindakan bijaksana jika Anda mengakui naluri itu. Jika merasa perlu menggendong saat mereka menangis maka lakukanlah. Naluri ibu lazimnya selalu benar.

8. Janganlah enggan untuk menerima bantuan dari sanak saudara dalam merawat si kecil, hal ini bisa membantu kita agar tak merasa seorang diri mengerjakan banyak hal.

9. Pelukan serta tatapan hangat Anda dapat “menyembuhkan” tangis bayi.

10. Bila Anda memerlukan tenaga pengasuh, biarkan ia mengoper hal-hal kecil yang kurang penting, contohnya mencuci peralatan bayi. Urusan menidurkan bayi merupakan “jatah” Anda.

Aspek Tumbuh Kembang

tips merawat bayi

11. Pada saat bayi Anda telah saatnya jalan, biarkan ia untuk jalan secara alamiah, karena akan menguatkan otot-ototnya. Lupakanlah untuk pakai baby walker, selain tidak baik untuk pertumbuhan anak juga tidak baik untuk perkembangan motoriknya.

12. Penggunaan car seat pada si kecil dapat disesuaikan dengan usia serta daya motoriknya. Pada umumnya anak usia di atas 6 bulan sudah dapat duduk sendiri pada car seat.

13. Belilah sepatu murah saat anak masih kecil. Kaki-kaki tersebut tumbuh lebih cepat dibandingkan yang Anda pikirkan. Tetapi tetap pilih yang nyaman untuk digunakan anak.

14. Ajarkan mereka untuk mendengarkan musik yang asik. Karena tidak ada suatu kewajiban untuk suka mencermati genre musik tertentu.

15. Rajinlah memotret anak Anda, untuk mengagumi betapa cepatnya, ia tumbuh.

Aspek Stress

16. Anda tidak usah panik, popok sekali pakai tidak akan menjadikan kaki anak seperti huruf O. Bentuk O lebih disebabkan faktor genetik dan perkembangan pertumbuhan di dalam janin sehingga bentuk anatomi juga dipengaruhi oleh stimulasi dan kebiasaan sesudah lahir.

17. Jikalau Anda kehilangan ketenangan, buah hati Anda akan merasakannya dan akan menangis keras. Buah Hati dapat merasakan kegelisahan serta stres yang Anda rasakan, mempunyai tabiat tenang akan membuat buah hati Anda merasa tenang serta santai.

18. Berusahalah untuk lebih dan tenang dalam melakukan segala sesuatunya, tidak mudah panik saat menghadapi masalah, contohnya saat si kecil menangis, kita dapat lebih selektif mencari tahu penyebabnya.

19. Para ibu baru tak usah stres dengan isu berat badan, cukup atur cara hidup sehat, kurangi karbohidrat, memperbanyak makan buah dan sayur dan imbangi dengan olahraga.

20. Anak kudu selalu menjadi prioritas, tetapi di lain sisi, ibu juga harus have fun serta enjoy ketika melakukan berbagai macam hal. Afirmasi positif itu harus senantiasa terdapat di diri ibu baru. Supaya tidak stres serta tak baby blues.

Itulah tips untuk para ibu baru di dalam mengasuh anaknya. Semoga dapat bermanfaat.

Author: Kang Otib

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *