Mark Zuckerberg, CEO Facebook

Prinsip Yang Diterapkan Orang Hebat Dalam Menjalankan Bisnisnya

Orang hebat dunia, pebisnis atau pengusaha yang sudah meraih keberhasilan selalu mempunyai daftar prinsip hidup yang dapat dijadikan kalimat semangat. Berbagai metode yang bisa dicapai dalam mendorong kita untuk giat melakukan sesuatu. Cara yang kerap dijalankan adalah dengan membaca quote kalimat motivasi dari berbagai tokoh-tokoh dunia atau sosok-sosok yang sudah meraih kesuksesan.

Quote mereka mempunyai arti. Pasalnya, untuk mewujudkan atau mencapai keberhasilan, mereka mengalami bermacam-macam cara kerja dan sistem yang berbeda-beda. Dari pengalaman itu, mereka memberikan hal baik untuk orang-orang yang ada di sekelilingnya.

Mulai dari Lary Page pendiri Google, sampai Michal Dell (Pemilik perusahaan komputer Dell, berikut sebagian kata-kata atau ungkapan motivasi yang setidaknya memotivasi kita mendapatkan kekuatan baru:

1. Larry Page, penemu Google

“Sekiranya Anda sedang merubah dunia, Anda bekerja untuk pekerjaan yang penting. Anda merasa sungguh-sungguh senang bangun di pagi hari”

Google sudah dikenal sebagai sebuah raksasa internet di dunia. Ungkapan dari Larry Page ini mendukung kita supaya bersemangat merubah diri sendiri sebelum mengerjakan kegiatan sepanjang hari. Ketika-hal yang membuat kita semangat senantiasa bersumber dari pribadi kita.

Melainkan kita melakukannya dengan serius, maka tiap pagi akan dilewati dengan suasana hati yang semangat dan positif. Paling tidak inspirasi ini memang benar-benar dipakai Larry Page. Menjadi pembuktian, seiring waktu, bisnis Google selalu menemukan hal-hal baru dalam berinovasi serta memberikan tidak sedikit akibat bagi semua orang di dunia.

2. Michael Dell, yang menciptakan perusahaan teknologi DELL

“Akuilah bahwa akan ada keterpurukan, dan akan ada halangan. Namun, Anda akan belajar dari kekeliruan dan kesalahan orang lain, karena amat sedikit yang bisa dipelajari dari kesuksesan.”

Kalimat dari pendiri perusahaan komputer Dell di atas sedikitnya memiliki makna, selama mengerjakan bisnis akan senantiasa pasti ada halangan sendiri. Ketika yang dibutuhkan yaitu tiap-tiap bisnis yang kita usahakan pastinya sempat mengalami kegagalan.

Mengakui kesalahan sendiri malahan tak kalah berpengaruh. Namun dengan belajar dari kesalahan, maka kita dapat mencari metode untuk tak mengulanginya lagi dan dengan perlahan meraih kesuksesan.

3. Drew Houston, penemu Dropbox

“Don’t worry about failure, you only have to be right once.”

Pendiri fitur cloud storage (tempat penyimpanan memakai komputasi awan), Drew Houston, lewat kata kata mutiara singkatnya berkeinginan memperkenalkan pesan agar jangan pernah takut atau menyesali keterpurukan. Bila di dalam tiap kegagalan, pastinya kita akan menemukan satu cara untuk menjalankan sesuatu yang tepat.

Oleh karena itu, buat yang sadar senantiasa terpuruk, berusahalah dalam memahami apa yang dikerjakan, hingga akhirnya ketika nanti mencapai kesuksesan.

4. Steve Jobs, pencipta Apple

“You can’t connect the dots looking forward, you can only connect them looking backwards.”

Salah satu orang yang punya akibat di sektor teknologi adalah mendiang Steve Jobs. Pendiri sekaligus mantan CEO Apple yang meninggal pada tahun 2011 tersebut via kata-katanya mau menyuarakan, kita tak selamanya mampu memperkirakan apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, yang perlu kita pahami ialah selalu belajar dari pengalaman untuk kedepannya dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa yang akan datang.

Apa yang diungkapkan Steve Jobs tersebut seperti memberi ilustrasi seperti apa yang telah dilaksanakan Google. Pernah jatuh dengan beberapa service yang dihadirkannya, tapi Google dengan sesegera mungkin mempelajari kekhilafannya tersebut lalu memunculkan temuan-penemuan kreatif masa depan yang tidak pernah terpikirkan.

5. Elon Musk, CEO SpaceX dan Pendiri Tesla Motor

“Disini, gagal adalah alternatif. Kalau sesuatu tidak gagal, artinya Anda kurang berkreasi.”

Elon Musk telah sering dianggap sebagai Tony Starks (karakter pemeran Iron Man) di dunia kongkret. Namun, kalau berdiskusi bagaimana memanajemen bisnis apa yang diinginkan Elon Musk seakan-akan dicap edan!
Elon Musk sudah sempat gagal dalam peluncuran roketnya, membuat self-drivingcar dan berbagai inovasi-temuan yang lain. Tetapi dirinya tidak behenti berinovasi, membuat produk-produk yang mampu mengubah kehidupan dunia.

Sebuah semangat yang tentunya akan mengajak kita untuk terus berinovasi, meskipun senantiasa terpuruk dalam tiap kans. Larry Page, Michael Dell, hingga Steve Jobs malah pasti pernah memiliki masa lalu yang sama dan justru mengajarkan kita untuk selalu berinovasi.

6. Richard Branson, pemilik Virgin

“Kompleksitas adalah musuhmu. Mengerjakan orang dapat menyebabkan hal-hal menjadi rumit, tapi menyederhanakan sesuatu itu ialah hal yang sulit.”

Dari memulai usaha majalah, sampai melaksanakan Virgin Records, yang setelah itu menjadi Virgin Megastores dan membangunnya menjadi Virgin Atlantic Airways bukanlah suatu usaha yang mudah untuk ditransformasikan menjadi usaha yang berhasil.

Richard Branson, salah seorang paling tajir di dunia versi majalah Forbes ini melewati perjalanan bisnis yang tidak singkat. Tetapi juga dengan yang dilaksanakan Larry Page dengan Sergei Bryn ketika memegang kendali Google, atau Michael Dell ketika mengerjakan bermacam variasi menjalankan usaha komputernya.

Menjalankan sebuah usaha memang tak gampang dan cenderung rumit dengan bermacam macam hal, termasuk saat akan berinovasi dengan sesuatu yang baru. Namun, ketika kita melakukan sebuah bisnis dan bersua dengan hal-hal yang kompleks, jangan membuatnya menjadi lebih kompleks lagi, melainkan mencari solusi supaya cara kerja bisnis berjalan dengan baik.

7. Mark Zuckerberg, Pendiri Facebook

“Sistem pikir tata tertib paling sederhana dalam bisnis yakni jika Anda mengerjakan profesi yang lebih mudah dahulu, maka Anda sebenarnya sudah membikin banyak proses”

Richard Branson mempunyai cara sendiri dalam mengerjakan usaha yang sarat dengan hal-hal rumit. Namun, Mark Zuckerberg yang sekarang menjadi CEO Facebook, mempunyai caranya sendiri ialah membuat hal-hal sederhana dalam melaksanakan usaha.

Membahas profesi memang tidak selamanya senantiasa berjalan dengan gampang dan layak dengan kecakapan kita, pun bisa menjadi lebih sulit. Nah, kalau Richard lebih memilih menjadikannya menjadi sederhana, maka Mark memilih untuk melakukan profesi yang lebih mudah terutama dahulu.

Sistem ini akan menjadikan kita tak membuang waktu untuk melaksanakan profesi yang tidak perlu dijalankan. Sehingga pada kesudahannya profesi cakap terpusat dan target yang ditempuh dapat berjalan cocok dengan harapan sebuah bisnis.

8. Jack Ma, CEO Alibaba

“Jikalau kita merupakan satu tim yang baik dan tahu apa yang berkeinginan kita lakukan, satu orang saja dari kita bisa menaklukkan 10 saingan kita.”

Via atau transformasi bisnis tidak dapat dibeberkan berdasarkan ego seseorang saja. Larry Page, Steve Jobs, Michael Dell hingga Richard Branson pastinya memiliki rekan terbaik di sekelilingnya. Makna kerjasama adalah hal yang utama dalam melakukan usaha. Jack Ma, CEO Alibaba, perusahaan Tiongkok yang begitu menjulang namanya malah melakukan hal yang seperti itu.

Dari kata-kata tersebut, Jack Ma seperti mengajari terhadap kita bagaimana mengelola sebuah kerjasama menjadi lebih bagus. Kerjasama yang rapi tanpa seharusnya mengambil strategi dari kompetitor bisnis mampu merubah segalanya. Tak kerjasama, semua pekerjaan dapat menjadi lebih mudah dan poin serta tujuan dari suatu perusahaan bisa dilakukan dengan baik pula.

9. Howard Schultz, Bos Starbucks

“In this ever-changing society, the most powerful brand are built from the heart, the strength of the human spirit, not an ad campaign”

Ungkapan dari Howard ini membeberkan banyak usaha yang dilakukan karena hanya memikirkan keuntungan sendiri. Howard mengucapkan bahwa bisnis dikerjakan bukan cuma untuk memperoleh keuntungan, tapi menjadi pemecahan masalah dari berbagai macam permasalahan di masyarakat.

Memang tidak dapat diacuhkan, bahwa usaha memang selalu mengenai profit. Tetapi, kalau tidak dapat menjadi solusi bagi masalah masyarakat, maka bisa jadi bisnis yang dikerjakan pastinya menjadi tidak berguna, dan justru akan semakin diabaikan banyak masyarakat.

10. Bill Gates, pendiri Microsoft

“Pengguna yang amat tidak bahagia (atas layanan Anda) yakni sumber pelajaran paling berharga dalam usaha.”

Bill Gates bisa dibilang sebagai seorang pebisnis di muka bumi yang terlalu berhasil. Jika dari mengembangkan perangkat lunak (software) yang beroperasi di dalam sistem komputer bernama Microsoft, hingga kini kemajuan perusahaannya konsisten berjalan.

Tak menanggapi bermacam macam rintangan, tetapi Bill Gates senantiasa mempelajari dari pengalaman-pengalaman konsumensnnya. Dari kalimat yang diungkapkan oleh Bill Gates hal yang demikian kita dapat belajar bahwa mendengarkan keinginan dan keluh kesan dari pembeli yaitu salah satu elemen penting dalam berbisnis.

Bila mendapati sebuah atau sebagian pelanggan yang tidak gembira dengan pelayanan yang diberi, artinya semestinya ada kreativitas atau inovaosi baru yang segera dilaksanakan. Sehingga proses bisnis tetap bisa berjalan, dan bukan tak mungkin akan mendapatkan konsumen baru.

11. Jeffrey Bezos, pemilik Amazon

“Anda tahu, kalau pelayanan Anda tak memuaskan, pelanggan Anda tak akan memberitahukannya kepada 5 sahabat mereka, namun kepada 5.000 teman. Jadi, kita perlu mencurahkan semua hal yang dibutuhkan untuk mendirikan sebuah perusahaan yang penting dan awet, dan apabila kita tak menjalankannya, akan memalukan kesudahannya bagi kita.”

Hampir sama dengan Bill Gates, pendiri Amazon Jeffrey Bezoz, mengungkapkan bahwa apa yang diharapkan pelanggan adalah hal yang penting pada sebuah bisnis. Dari sini kita bisa belajar bahwa pengalaman pelanggan adalah sebuah kunci berhasil dalam menjalankan bisnis.

Bermula hanya sekadar meniru apa kemauan pelanggan, namun menciptakan wadah untuk memperdengarkan apa yang mereka harapkan ialah salah satu kunci berhasil dalam bisnis.

*Akmal

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *